Foto: Jakarta Tourism
thelaurathoughts-- Taman Literasi Martha Christina Tiahahu atau yang akrab disebut Taman Literasi Blok M kini tidak hanya menjadi ruang hijau untuk membaca dan bersantai, tetapi juga menawarkan deretan tempat makan yang menarik. Di antara tenant kuliner yang ada, empat nama cukup populer dan sering jadi pilihan pengunjung, yaitu Djournal Coffee, Lucky Chin’s, Kafe Babe 26, dan Bolo King.
Dokumentasi: Pribadi
Sementara itu, Kafe Babe 26 menawarkan nuansa yang lebih hangat dengan sajian khas Indonesia. Kafe ini dulunya dikenal sebagai Bubur Ayam Betawi 1993, dan kini hadir dengan konsep lebih modern tanpa meninggalkan menu andalannya. Bubur ayam, bakmi, hingga hidangan rumahan sederhana menjadi favorit di sini. Selain itu, tersedia pula pilihan minuman seperti kopi, cokelat, dan teh kekinian. Kisaran harga menunya sekitar Rp25 ribu hingga Rp35 ribu, sehingga ramah di kantong. Dengan jam buka sejak pagi hingga malam, Kafe Babe 26 sering menjadi tempat yang pas untuk sarapan ringan ataupun nongkrong sore.

Dokumentasi : Pribadi
Tidak ketinggalan, Bolo King menghadirkan aroma roti hangat yang menggoda dari balik etalasenya. Toko roti ini terkenal dengan Hong Kong style buns, mulai dari Hongkong Milk Bun, croissant, hingga variasi pastry dengan isian telur asin yang creamy. Roti-roti di sini dibanderol dengan harga terjangkau, sekitar Rp13 ribu hingga Rp24 ribu per buah, sehingga cocok dijadikan camilan ataupun teman minum kopi. Tempatnya memang tidak terlalu besar dengan kursi terbatas, tetapi cukup nyaman untuk singgah sejenak.
Kehadiran empat tenant ini membuat Taman Literasi Blok M semakin lengkap sebagai ruang publik. Pengunjung bisa datang untuk membaca, berdiskusi, atau sekadar berjalan-jalan, lalu singgah menikmati kopi, roti, atau hidangan rumahan di salah satu kafe. Dengan suasana yang hijau dan tenang di tengah riuhnya Blok M, pengalaman kuliner di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu terasa semakin istimewa.




0 Komentar